liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
Ilustrasi seniman grafiti.

Ekstrem, Seniman Asal Filipina Ini Gunakan Darahnya Sendiri untuk Cat Lukisannya

Selasa, 20 Desember 2022 – 18:47 WIB

Tren VIVA – Umumnya seniman melukis menggunakan cat minyak atau akrilik. Namun, ada juga yang menggunakan airbrush untuk mengecatnya, yaitu dengan menggunakan alat penyemprot yang sudah mengandung cat air di dalamnya. Tentu saja hasil yang didapat akan berbeda dengan pengecatan yang dilakukan dengan kuas.

Seiring dengan perkembangan zaman, para seniman juga mengembangkan karya seninya. Seperti yang dilakukan artis Filipina Elito ‘Aamangpintor’ Circa.

Elito ‘Amangpintor’ Circa adalah seorang seniman Filipina yang menjadi terkenal karena menggunakan darahnya sendiri untuk membuat lukisan kanvas yang menuai banyak pujian dan kritik selama bertahun-tahun.

Artis dengan darah.

Lahir dari keluarga miskin yang tidak mampu membeli perlengkapan seni yang tidak pantas, Elito Circa bereksperimen dengan berbagai media yang tidak biasa sebagai seorang anak, termasuk plum dan tomat, tetapi ketika dia tidak sengaja menggaruk tangannya, dia menemukan media seni untuk lukisannya. .

Dia segera menyadari, bagaimanapun, bahwa darah tidak hanya membuat lukisannya lebih tahan lama, karena lebih sulit untuk dihapus dari kanvas, tetapi juga menjadikan karya seninya sendiri dengan cara yang tidak pernah dia bayangkan.

“Seni saya sangat penting bagi saya karena berasal dari saya, dari darah saya sendiri, DNA saya adalah bagian darinya…” kata Circa baru-baru ini kepada Reuters.

David Bayu Previous post Ditunjuk Jadi Juri, David Bayu Bingung
Restoran asal Australia, Karens Diner berencana buka cabang di Indonesia Next post Pelayannya Nyebelin, Gak Ada Pengunjung yang Emosi